Glutathione Cegah Kanker Otak

KANKER OTAK

Kanker otak adalah pertumbuhan sel tidak normal (tumor) pada otak yang bersifat ganas. Sel kanker dapat menguasai dan mengambil ruang, darah, serta nutrisi dari sel sehat dalam tubuh.

Kanker otak dapat berasal dari sel otak sendiri, atau yang disebut kanker otak primer. Sel kanker juga bisa berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar (metastasis) hingga ke otak, dan kondisi ini disebut kanker otak sekunder.
Meski tergolong jarang, kanker otak bisa terjadi pada semua umur. Menurut data WHO pada tahun 2018, kasus kanker baru di Indonesia hampir mencapai 350 ribu. Dari kasus tersebut, kanker otak menempati urutan ke-17 dengan penderita lebih dari 5000 orang.

GEJALA KANKER OTAK 

Gejala kanker otak yang muncul berbeda-beda, tergantung dari ukuran, letak, dan tingkat perkembangan tumor. Gejala dapat timbul karena tumor menekan bagian lain dari otak sehingga mengganggu fungsinya, atau tumor yang bertambah besar sehingga memenuhi ruang dalam rongga kepala.

Gejala yang sering terjadi pada penderita kanker otak adalah:
• Sakit kepala berulang yang semakin sering dan
• Rasa tidak enak badan.
• Sering mengantuk.
• Kejang.
• Pandangan kabur.
• Mual dan muntah.

PENYEBAB KANKER OTAK 

Kanker otak terjadi ketika salah satu tipe sel berubah dari karakteristik normalnya, dan tumbuh secara tidak terkendali. Pertumbuhan abnormal ini dapat menjadi massa atau tumor. Meski demikian, penyebab pasti perubahan sel masih belum dapat dipastikan.

Berikut ini adalah sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita kanker otak:
1. Radiasi pada kepala. Paparan radiasi di kepala, seperti radioterapi atau CT scan membuat seseorang lebih berisiko menderita kanker otak, terutama glioma ganas.
2. Memiliki penyakit genetik, misalnya sindrom Gorlin, sindrom Turner, Von Hippel-Lindau, Li-Fraumani, tuberous sclerosis, atau neurofibromatosis tipe 1 dan 2.
3. Menderita HIV/AIDS. Penyakit ini dapat menurunkan imunitas tubuh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kanker, termasuk kanker otak.
4. Riwayat kanker dalam keluarga.
5. Memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Kondisi berat badan dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 30, meningkatkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker otak.
6. Kebiasaan merokok.
7. Hidup di daerah dengan tingkat polusi dan pencemaran lingkungan yang tinggi.

Glutathione Cegah Kanker Otak

Glutathione (GSH) juga dapat mempertahankan antioksidan lainnya didalam tubuh seperti vitamin C dan E dalam bentuk aktif, sehingga dapat bekerja dengan optimal menangkal radikal bebas.

Efek radikal bebas merusak dinding sel tubuh yang menyebabkan timbulnya penyakit, seperti kanker dan berbagai penyakit degeneratif lain.

Newest Post